Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kapolda DIY Terima Aduan Penerangan Jalan Mati hinggga Perjudian Saat Dengar Curhatan Pelaku UMKM


Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., didampingi PJU Polda DIY dan Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Saiful Anwar merespon curhatan pelaku usaha dan UMKM Kota Yogyakarta dalam kegiatan Jumat Curhat yang digelar di nDalem Ngabean Resto, Patehan, Kraton, Yogyakarta, Jumat (10/11/2023).

Salah satu curhatan yang disampaikan adalah dari Ibu Damelia, pelaku UMKM dari Umbulharjo. Ia mengeluhkan sering terjadi kecelakaan lalu lintas akibat pengendara mabuk dari cafe-cafe di sekitar tempat usahanya. Ia juga mengeluhkan matinya lampu penerangan di sekitar tempat usahanya selama 10 hari.

Menanggapi curhatan tersebut, Kapolda DIY memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan patroli di sekitar tempat usaha Ibu Damelia dan menindak tegas pengendara yang mabuk. 

Irjen Suwondo juga memerintahkan jajarannya untuk segera berkoordinasi dan membuat laporan dengan dinas terkait untuk memperbaiki lampu penerangan di sekitar tempat usaha tersebut.

Curhatan lainnya datang dari Ibu Fitri, pelaku UMKM dari Kelurahan Terban. Ia menyampaikan keluhannya terkait masih adanya masyarakat yang berjudi di kampungnya. Ia mengatakan bahwa judi telah menjadi masalah sosial yang meresahkan warga. Ia juga khawatir bahwa judi akan berdampak negatif terhadap perkembangan UMKM.

Kapolda DIY menanggapi curhatan Ibu Fitri dengan serius dan langsung memerintahkan Kapolresta Yogyakarta dan Kasat Reskrim untuk segera menindaklanjuti laporan tentang judi di kampung Ibu Fitri. Kapolda juga memerintahkan jajarannya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya judi.

Selain dari ibu Damelia dan ibu Fitri, para pelaku usaha dan UMKM lainnya pun juga menyampaikan berbagai macam curhatan diantaranya terkait penipuan, lampu merah yang tidak berfungsi, akses bis yang sulit, perbedaan aturan perpajakan, dan jadwal pembuangan sampah yang menjadi lebih lama.

Secara umum, Kapolda DIY menyambut baik curhatan dan masukan dari para pelaku usaha dan UMKM tersebut. Ia mengatakan bahwa kegiatan Jumat Curhat ini merupakan salah satu upaya Polda DIY untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan saran dari masyarakat serta berdiskusi mencari solusi bersama terhadap berbagai masalah yang ada, seperti kejahatan jalanan, kemacetan lalu lintas, judi, minuman keras dan berbagai masalah lainya

"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha dan UMKM," kata Kapolda DIY.

Kegiatan Jumat Curhat diikuti oleh sekitar 100 pelaku usaha dan UMKM dari berbagai sector. Kegiatan berjalan dengan lancar dan ditutup dengan pembagian pemberian paket sembako kepada warga yang membutuhkan.